Kelurahan Ladang Gagas Pembentukan Koperasi Merah Putih

Sintang – Pemerintah Kelurahan Ladang, Kecamatan Sintang, tengah menggagas pembentukan Koperasi Merah Putih sebagai bagian dari inisiatif penguatan ekonomi masyarakat di tingkat lokal. Wacana ini dibahas dalam Musyawarah Kelurahan Khusus yang digelar di Aula Kelurahan Ladang. (4/6/25)

Lurah Ladang, Aiduliansyah, menjelaskan bahwa musyawarah ini merupakan tindak lanjut dari agenda sosialisasi Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang berlangsung di tingkat kecamatan pada 22 Mei lalu. Sosialisasi tersebut menyasar seluruh kelurahan di wilayah Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang.

“Kita sedang melakukan musyawarah kelurahan khusus mengenai pembentukan Koperasi Merah Putih. Ini merupakan arahan pemerintah untuk memperkuat basis ekonomi masyarakat dari tingkat kelurahan,” ujar Aiduliansyah

Sebelum sosialisasi tingkat kecamatan dilaksanakan, pihak Kelurahan Ladang sudah terlebih dulu melakukan komunikasi dengan notaris Agus Darius. Dalam pertemuan itu, kata Aiduliansyah, disampaikan bahwa pembentukan Kopdes Merah Putih akan dilakukan menyeluruh hingga ke tingkat kelurahan, bukan hanya desa.

“Informasi dari pihak notaris, kelurahan juga akan dilibatkan dalam pendirian Kopdes Merah Putih. Jadi kami langsung menyiapkan langkah awal melalui musyawarah ini,” katanya.

Dalam rangkaian persiapan itu, pihak kelurahan juga telah melakukan koordinasi dengan para ketua RT dan RW. Mereka diminta menginventarisasi apakah sudah ada koperasi aktif yang berjalan di wilayah masing-masing. Hasilnya, menurut Aiduliansyah, belum ditemukan satu pun koperasi masyarakat yang resmi berdiri di Kelurahan Ladang.

“Setelah kami telusuri bersama para ketua RT dan RW, ternyata belum ada koperasi aktif di kelurahan ini. Maka dari itu, kita berinisiatif membentuk Koperasi Merah Putih sesuai arahan dan regulasi pemerintah,” ujarnya.

Koperasi Merah Putih merupakan program yang digagas pemerintah pusat sebagai upaya mendorong kemandirian ekonomi berbasis komunitas di tingkat desa dan kelurahan. Selain memperkuat akses permodalan dan distribusi usaha mikro, koperasi ini juga diharapkan menjadi wadah kolaborasi antarwarga dalam mengelola potensi ekonomi lokal.

Rencana pembentukan koperasi ini disambut positif oleh sejumlah tokoh masyarakat di Kelurahan Ladang. Mereka berharap koperasi yang dibentuk nantinya tidak hanya menjadi formalitas, tetapi benar-benar berjalan dan membawa manfaat nyata bagi warga.

Musyawarah kelurahan tersebut direncanakan berlanjut ke tahap pembentukan tim pendiri dan pengusulan badan hukum koperasi, bekerja sama dengan notaris dan instansi terkait.(cok)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *