Sintang — Kepala Desa Topan Nanga, Kecamatan Kayan Hulu, Kabupaten Sintang, Diranto, menyatakan bahwa akses jalan dari desa menuju kecamatan sejauh tiga kilometer masih tergolong layak untuk dilalui. Namun, ia mengakui ada beberapa titik yang mengalami kerusakan cukup parah.
“Hanya sekitar beberapa ratus meter saja yang kondisinya rusak berat, selebihnya masih bisa dilalui kendaraan,” ujar Diranto(29/6/25)
Menurut Diranto, pihak desa telah berupaya melakukan perbaikan jalan menggunakan Dana Desa, khususnya dengan pengecoran beton di sejumlah titik yang rawan rusak saat musim hujan. “Ada sebagian sudah kita beton dengan Dana Desa, secara bertahap,” katanya.
Selain intervensi dari pemerintah desa, perbaikan infrastruktur juga mendapatkan dukungan dari berbagai pihak. Jalan poros yang menghubungkan beberapa desa di Kayan Hulu, kata Diranto, turut diperbaiki melalui aspirasi dari anggota legislatif daerah.
“Sudah berjalan tiga tahun terakhir, ada banyak aspirasi dari anggota dewan yang masuk, terutama terkait perbaikan jalan, pendidikan, dan pembangunan jembatan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Diranto menyebutkan bahwa bantuan dari pemerintah pusat juga mulai dirasakan masyarakat. Bantuan tersebut mencakup pembangunan infrastruktur jalan serta fasilitas pendidikan. “Bantuan dari pusat juga sudah masuk ke desa, baik untuk jalan maupun pengembangan sektor pendidikan,” ujarnya.
Ia berharap sinergi antara pemerintah desa, legislatif, dan pemerintah pusat dapat terus berlanjut, mengingat keterbatasan anggaran desa dalam membiayai proyek-proyek infrastruktur berskala besar.
Dengan meningkatnya kualitas akses jalan, Diranto optimistis mobilitas warga akan semakin lancar, distribusi hasil pertanian membaik, dan akses terhadap layanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan akan lebih mudah dijangkau.
“Kalau infrastruktur dasar sudah baik, desa akan cepat berkembang,” pungkasnya.(cok)






