Bupati Sintang Lantik 11 Camat, Tekankan Peran Kepemimpinan dan Disiplin

Sintang-Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala melantik 11 camat di Pendopo Bupati Sintang, Rabu, 31 Desember 2025. Pelantikan ini sekaligus menjadi bagian dari penataan birokrasi di tingkat kecamatan menjelang pergantian tahun.

Sebelas camat yang dilantik masing-masing adalah Fauzan Hasani sebagai Camat Sintang, Rita Fransiska Camat Kelam Permai, Muli Camat Dedai, Petrianus Camat Binjai Hulu, Benidiktus Hengki Saputra Camat Ketungau Hilir, Sanudin Camat Ketungau Tengah, Seberius Matius Akon Camat Kayan Hilir, Sugianto Camat Kayan Hulu, Risnandi Camat Sungai Tebelian, Fransiskus Sumadi Camat Tempunak, dan Mariono Camat Sepauk.

Sementara itu, tiga camat tetap bertahan di jabatannya, yakni Mikhael Wiwinardi sebagai Camat Ambalau, Albertus Nopeka Kusnadi Camat Serawai, dan Nahum Ramdi Camat Ketungau Hulu.

Dalam sambutannya, Bala menegaskan bahwa camat merupakan pemimpin sekaligus koordinator penyelenggaraan pemerintahan di wilayah kecamatan yang menjalankan kewenangan bupati. Karena itu, ia meminta para camat segera bekerja dan membangun koordinasi lintas sektor.

“Saya ingatkan agar saudara membina desa dan masyarakat dengan baik. Camat adalah pelindung dan pengayom masyarakat, sehingga pelayanan publik harus diberikan secara maksimal,” kata Bala.

Ia juga meminta para camat segera menggelar rapat koordinasi dengan forum komunikasi pimpinan kecamatan (forkopimcam) dan pihak terkait lainnya untuk memperkuat kerja sama pemerintahan di tingkat lokal.

Selain itu, Bala menyinggung peran keluarga pejabat, khususnya istri camat, agar aktif mendukung tugas suami melalui Dharma Wanita Persatuan dan PKK. Menurut dia, peran organisasi tersebut penting dalam pemberdayaan keluarga dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Kepada seluruh pejabat struktural yang hadir, Bala menekankan pentingnya disiplin, integritas, loyalitas, serta etos kerja. Ia menegaskan bahwa penilaian kinerja aparatur sipil negara dilakukan secara berkelanjutan.

“Jabatan harus dijalankan sesuai tugas pokok dan fungsi, berpegang pada aturan, mengedepankan nilai berakhlak, membangun komunikasi positif, dan menciptakan inovasi,” ujarnya.

Pelantikan ini menjadi ujian awal bagi para camat baru untuk membuktikan kinerja dan kepemimpinannya di tingkat kecamatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *