Aspirasi Warga Ketungau Tengah Direspons, DPRD Sintang Apresiasi Langkah Cepat Bupati

SINTANG – Situasi di Kecamatan ketungau tengah yang beberapa waktu lalu masyarakat melakukan aksi demo dan menyegel kantor camat sehingga berangsur kondusif setelah berbagai tuntutan masyarakat yang sebelumnya disuarakan melalui aksi unjuk rasa mulai direspons pemerintah daerah. Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Andre Sugianto, menegaskan bahwa komunikasi antara warga dan pemerintah telah membuahkan hasil konkret di lapangan, dengan dukungan penuh dari unsur kecamatan, kepolisian, dan TNI.

Andre menyebut, dirinya turut dipercaya oleh Bupati Sintang  untuk membantu mengawal penyelesaian persoalan yang sempat mencuat, terutama terkait akses infrastruktur jembatan yang menjadi kebutuhan mendesak masyarakat setempat. “Kita ini membawa nama pemerintah daerah juga, bersama Pak Bupati. Jadi memang harus bisa mengimbangi dan memastikan persoalan di lapangan terselesaikan,” ujarnya, Kamis (16/4/2026).

Menurut dia, aspirasi masyarakat yang sebelumnya disampaikan telah dijawab secara langsung oleh pemerintah. Sejumlah material yang dibutuhkan untuk perbaikan jembatan pun sudah tersedia di lokasi. Tinggal menunggu proses pengerjaan lanjutan agar jembatan tersebut dapat difungsikan secara optimal.

“Intinya kita mengapresiasi langkah Pak Bupati yang sudah merespons tuntutan masyarakat. Barang-barang sudah sampai, tinggal kita percepat pengerjaan,” katanya.

Ia juga mengapresiasi peran aktif pihak kecamatan dan koordinasi Forkopimcam, termasuk Camat ketungau tengah beserta jajaran, Kapolsek, serta unsur TNI yang turut menjaga stabilitas keamanan selama proses penyelesaian berlangsung. Sinergi tersebut dinilai menjadi kunci meredam ketegangan pasca aksi.

Selain itu, Andre menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang tetap menjaga situasi kondusif. Ia memastikan bahwa aktivitas pemerintahan di Kantor Camat ketungau tengah kini telah kembali normal dan tidak ada lagi hambatan berarti.

“Kantor camat sudah dibuka kembali hari ini. Artinya, tidak ada permasalahan lagi. Kita juga berterima kasih kepada masyarakat yang sudah menyampaikan aspirasi dengan baik,” ucapnya.

Aksi sebelumnya, kata Andre, berangkat dari keinginan warga agar jembatan yang ada bisa segera dilalui kendaraan roda dua serta diselesaikan pembangunannya secara menyeluruh. Tuntutan tersebut kini mulai terjawab, meski proses pengerjaan masih membutuhkan waktu.

Ia memastikan, pengerjaan lanjutan akan segera dilakukan dalam waktu dekat. Pemerintah daerah bersama pihak terkait tengah menyiapkan tenaga kerja untuk mempercepat proses tersebut.

“Segera kita progreskan. Tinggal mencari tenaga tukang untuk menyelesaikan pekerjaan. Secara teknis, kondisi jembatan aman untuk dilalui, terutama di bagian tengah yang sudah dicor,” jelasnya.

Dengan perkembangan ini, Andre berharap tidak ada lagi polemik di masyarakat. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, kecamatan, TNI-Polri, dan warga dalam menyelesaikan persoalan daerah secara bersama-sama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *