ABPEDNAS Raih 100 Ribu Anggota, Bukti Kuatnya Gerakan BPD Nasional

Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (DPP ABPEDNAS) mencatat sejarah baru dengan berhasil menghimpun 100.000 anggota yang tersebar di seluruh Indonesia. Pencapaian tersebut diumumkan bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 2026, sebagai simbol penguatan komitmen kebangsaan dan pembangunan desa.

Ketua Umum DPP ABPEDNAS, Ir. H. Indra Utama, M.PWK., IPU., didampingi Sekretaris Jenderal Adhitya Yusma Perdana, S.E., serta Ketua Dewan Pengawas Prof. Dr. Reda Manthovani, S.H., M.H., LL.M., menyatakan bahwa capaian tersebut menjadi bukti semakin kuatnya peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam mendukung pembangunan desa di Indonesia.

Menurut Indra Utama, bertambahnya jumlah anggota menunjukkan tingginya semangat dan kesadaran anggota BPD untuk terlibat aktif dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang transparan, partisipatif, dan akuntabel.

“Pencapaian 100 ribu anggota bukan sekadar angka. Ini adalah simbol kekuatan, kebersamaan, dan komitmen para anggota BPD dalam membangun desa sebagai fondasi kemajuan bangsa. Momentum Hari Lahir Pancasila mengingatkan kita untuk terus menjunjung nilai persatuan, musyawarah, dan keadilan sosial dalam setiap langkah pembangunan desa,” tegas Indra Utama.

Sekretaris Jenderal ABPEDNAS, Adhitya Yusma Perdana, menambahkan bahwa organisasi akan terus meningkatkan kapasitas anggota melalui pendidikan, pelatihan, pendampingan, serta kolaborasi dengan berbagai pihak guna mendukung program-program strategis nasional di tingkat desa.

Sementara itu, Ketua Dewan Pengawas ABPEDNAS, Prof. Dr. Reda Manthovani, mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran organisasi yang telah berkontribusi dalam memperbesar dan memperkuat ABPEDNAS sebagai wadah perjuangan anggota BPD di seluruh Indonesia.

DPP ABPEDNAS menyampaikan terima kasih kepada seluruh pembina, pengawas, pengurus, anggota, serta mitra strategis yang telah mendukung perjalanan organisasi hingga mencapai tonggak bersejarah ini.

“Perjuangan masih panjang. Namun langkah besar telah dimulai. Bersama, kita akan terus memperkuat peran BPD, menjaga desa, mengamalkan nilai-nilai Pancasila, dan berkontribusi mewujudkan Indonesia yang maju, mandiri, dan sejahtera,” demikian pernyataan DPP ABPEDNAS.

Melalui momentum Hari Lahir Pancasila 2026, ABPEDNAS menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat pembangunan desa, mendorong tata kelola pemerintahan desa yang baik, serta mendukung terwujudnya desa yang maju, berdaya saing, dan bebas dari korupsi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *