Ketua Komisi C DPRD Kab Sintang: Vaksinasi Harus Lebih Banyak Sosialisasi

www.zonakapuas.com.Sintang- Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang sebaiknya harus lebih serius lagi berkerja untuk meningkatkan partisipasi kalangan orang usia lanjut (lansia) dalam melaksanakan vaksinasi COVID-19 karena mereka tergolong rentan .terang Sandan Komisi C DPRD Kab Sintang.

Lanjut dia, Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang sebaiknya lebih giat lagi melakukan sosialisasi dan terjun langsung ke lapangan agar upaya meningkatkan partisipasi lansia untuk menjalani vaksinasi lebih tepat sasaran.

" Karena yang umur sudah lansia mungkin masih belum paham terkait vaksin dan apa itu covid 19 sendiri".

Sandan menambahkan, melihat pelaksanaan vaksinasi massal tahap kedua yang sudah ditentukan, bahwa untuk kelompok masyarakat yang menjadi prioritas sasaran vaksinasi adalah orang yang bekerja pada sektor pelayanan pubik dan lansia.

Dimana menurut Data vaksinasi yang kami terima dari Dinas Kesehatan kab Sintang untuk tingkat partisipasi dan kesadaran masyarakat masih rendah karena sasaran penerima untuk lansia sendiri.terang ketua komisi C DPRD kab Sintang Sandan.

" Seluruh Komisi C DPRD kab Sintang mengusulkan, misalnya Dinas Kesehatan membangun kerja sama dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) atau perusahaan swasta untuk memberikan bantuan corporate social responsibility (CSR) untuk memberikan bingkisan kecil kepada lansia yang menjalani vaksinasi.

“Itu usulan kami kepada Dinas Kesehatan.Dan mereka harus serius menanggapinya,karena pencegahan untuk covid 19 itu tidak main-main lagi sudah banyak korban yang kehilangan jiwa karena covid 19 ,” tegasnya

Berdasarkan data Vaksinasi pada Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, jumlah lansia yang menjadi sasaran vaksinasi COVID-19 ada 36. 789 orang. Pada pelaksanaan vaksinasi tahap pertama, orang lanjut usia yang divaksin baru mencapai 8 persen, sedangkan vaksin dosis kedua hanya 3,4 persen.tutupnya

Tags:
author
ZONA KAPUAS MEDIA

Leave a reply "Ketua Komisi C DPRD Kab Sintang: Vaksinasi Harus Lebih Banyak Sosialisasi"