Efisiensi Anggaran Pusat Hambat Pembangunan di Desa Nanga Tonggoi

Sintang-Kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah pusat mulai dirasakan dampaknya di tingkat desa. Kepala Desa Nanga Tonggoi, Lewi, menyebutkan bahwa pemangkasan anggaran dari pusat berimbas langsung terhadap kinerja dan program pembangunan di desanya.

“Dengan efisiensi anggaran ini, banyak program yang harus kami seleksi ulang. Kami harus menyesuaikan dengan dana yang tersedia,” ujar Lewi (28/6/25)

Menurut Lewi, kondisi ini sangat berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Dahulu, Pemerintah Desa Nanga Tonggoi memiliki ruang fiskal yang lebih longgar untuk menjalankan berbagai program pembangunan. Kini, dengan anggaran terbatas, pemerintah desa hanya bisa fokus pada program-program prioritas yang dianggap paling mendesak.

“Kami tak bisa lagi menjalankan semua program sekaligus. Sekarang harus benar-benar selektif dan memprioritaskan yang paling dibutuhkan warga,” kata Lewi.

Pemerintah desa pun melakukan evaluasi terhadap rencana pembangunan yang sudah disusun. Proses seleksi ulang melibatkan berbagai pihak, termasuk tokoh masyarakat dan perwakilan warga, agar hasilnya sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

“Keputusan tidak kami ambil sendiri. Kami libatkan masyarakat agar program yang dijalankan betul-betul tepat sasaran,” tambahnya.

Meskipun jumlah program pembangunan berkurang, Lewi optimistis pelaksanaan program prioritas tetap bisa berjalan efektif dan efisien. Pemerintah desa, katanya, berkomitmen mengoptimalkan setiap rupiah anggaran demi kesejahteraan masyarakat.

“Anggaran memang terbatas, tapi kami tetap bisa bekerja maksimal,” ujarnya.

Ia berharap pemerintah pusat tidak hanya memangkas anggaran, tetapi juga memberi dukungan berupa pelatihan pengelolaan keuangan dan bimbingan teknis. Menurut Lewi, desa membutuhkan panduan agar tetap bisa membangun meski dalam kondisi fiskal yang ketat.

“Kami ingin tetap membangun, meskipun dengan anggaran minim. Tapi tentu kami butuh pendampingan,” tutup Lewi.(cok)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *