Sintang-Wakil Bupati Sintang Florensius Ronny mendorong seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Sintang untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, dan lincah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Bidang Penguatan Tata Kelola Pemerintahan di Aula Bappeda Sintang, Rabu, 11 Maret 2026.
Forum tersebut dihadiri sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang yang memiliki keterkaitan langsung dengan penguatan sistem tata kelola pemerintahan. Kegiatan ini menjadi ruang evaluasi sekaligus penyamaan komitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di daerah.
Dalam arahannya, Florensius Ronny mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah untuk bekerja bersama dalam membangun pemerintahan yang lebih efektif dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Kalau kita bergerak bersama, maka keberhasilan juga kita raih bersama. Begitu juga jika ada kekurangan, kita evaluasi bersama untuk diperbaiki ke depan. Tujuan akhir dari tata kelola pemerintahan yang baik adalah kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sintang,” tegasnya.
Wabup Sintang juga menyoroti nilai Monitoring Center for Prevention (MCP) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menurutnya masih perlu ditingkatkan. Ia menegaskan seluruh OPD harus melakukan evaluasi terhadap berbagai faktor yang menyebabkan nilai MCP Kabupaten Sintang masih rendah.
“Saya melihat nilai MCP KPK Kabupaten Sintang masih rendah. Ini harus kita evaluasi secara serius. Cari penyebabnya dan lakukan perubahan nyata. Tahun 2026 nilai MCP Sintang wajib meningkat dan menjadi lebih baik,” ujarnya.
Selain itu, Florensius Ronny mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Sintang agar tidak membiasakan diri menunda pekerjaan, karena hal tersebut dapat menghambat pelayanan kepada masyarakat.
“Menunda pekerjaan hanya akan membuat pelayanan menjadi lambat. Saya mendorong ASN kita bekerja lebih lincah, cepat, dan responsif dalam melayani masyarakat,” pesannya.
Ia juga menegaskan bahwa dalam pemerintahan Bala -Ronny tidak ada praktik sogok menyogok atau setor menyetor dalam proses penentuan jabatan. Menurutnya, jabatan harus diperoleh berdasarkan prestasi, kompetensi, dan kinerja.
“Kami tidak meminta apa-apa dari ASN. Kami hanya meminta kalian bekerja dengan benar sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing,” tegasnya.
Di akhir arahannya, Wakil Bupati Sintang mengingatkan pentingnya kekompakan dan kerja sama antar OPD agar suasana kerja tetap kondusif dan produktif.
“Ciptakan lingkungan kerja yang nyaman, penuh energi positif, dan saling mendukung. Dengan kebersamaan, kita bisa mewujudkan tata kelola pemerintahan Kabupaten Sintang yang baik, bersih, dan lincah,” pungkasnya.(rilis prokopim sintang)






