SINTANG – Pembangunan turap tepian sungai di Kelurahan Ladang, Kecamatan Sintang, terus dikebut sejak dimulai beberapa waktu lalu. Hingga 21 November 2025, progres pembangunan yang menjadi salah satu infrastruktur prioritas pemerintah daerah itu disebut berjalan stabil dan sesuai rencana. Lurah Ladang, Aidulyansah, menegaskan bahwa pihaknya mendukung penuh pelaksanaan proyek yang dinilai krusial untuk keselamatan warga dan penguatan kawasan permukiman.
Turap yang tengah dibangun berada pada jalur sungai yang setiap tahun mengalami abrasi, terutama saat debit air meningkat pada musim hujan. Menurut data sementara dari kelurahan, sedikitnya tiga titik rawan abrasi tercatat mengalami pergerakan tanah dalam lima tahun terakhir. Kondisi itu mendorong percepatan pembangunan penahan tebing sebagai langkah mitigasi bencana lingkungan.
“Pembangunan turap ini bukan sekadar proyek fisik, tetapi kebutuhan mendesak untuk melindungi pemukiman masyarakat dari ancaman abrasi. Kami memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar dan tetap mengedepankan keselamatan warga di sekitar lokasi pengerjaan,” ujar Aidulyansah saat ditemui, Jumat, 21 November 2025.
Ia menambahkan bahwa pengerjaan di lapangan sudah mencapai sekitar 45 persen, meliputi pemasangan konstruksi dasar, penguatan pondasi, dan penataan akses sementara bagi warga. Kelurahan juga berkoordinasi dengan dinas teknis terkait untuk memastikan material yang digunakan memenuhi spesifikasi ketahanan jangka panjang.
Di sisi lain, pemerintah kelurahan gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang bermukim di bantaran sungai. Warga diminta menjaga jarak aman dari area proyek dan tidak melakukan aktivitas yang dapat mengganggu proses pengerjaan. Program ini juga disebut akan dilanjutkan ke tahap dua pada 2026, dengan perluasan turap ke area permukiman lain yang memiliki tingkat kerawanan serupa.
Dengan pembangunan yang terus berlangsung, Lurah Aidulyansah berharap keberadaan turap mampu memperbaiki kualitas lingkungan sekaligus memberikan rasa aman bagi warga Kelurahan Kadang. Proyek ini diharapkan rampung sepenuhnya. (Red)






