Plt. Kepala BPKAD Sintang: Fokus pada Efisiensi dan Penguatan Layanan Publik

SINTANG -Pemerintah Kabupaten Sintang kembali menggelar Rapat Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) terkait pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026. Rapat berlangsung pada Jumat, 21 November 2025 pukul 08.00 WIB di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang.

Plt. Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Sintang, dr. Harysinto Linoh, menyebut pertemuan ini sebagai tahapan krusial untuk memastikan substansi rancangan APBD 2026 benar-benar selaras dengan prioritas pembangunan daerah. Ia menegaskan bahwa komposisi anggaran tahun depan harus lebih efisien, adaptif, dan menjawab kebutuhan layanan publik yang terus berkembang.

Menurut Harysinto, dinamika fiskal nasional dan penyesuaian transfer ke daerah menjadi salah satu faktor yang ikut mempengaruhi struktur belanja. Karena itu, BPKAD menekankan perlunya penataan ulang pos-pos anggaran, terutama pada sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur dasar, dan percepatan digitalisasi layanan pemerintah. “Kami memastikan setiap rupiah yang dialokasikan punya manfaat jelas bagi masyarakat Sintang. Efisiensi bukan hanya soal penghematan, melainkan memastikan anggaran bekerja lebih efektif,” ujarnya.

Harysinto juga mengungkapkan bahwa hingga minggu ketiga November 2025, proses sinkronisasi data kebutuhan anggaran antar-organisasi perangkat daerah telah mencapai 92 persen. Beberapa penyesuaian lanjutan masih dibahas, terutama terkait penguatan belanja modal untuk penanganan wilayah rawan banjir, modernisasi sistem informasi keuangan daerah, serta peningkatan kapasitas perangkat desa dalam tata kelola APBDes.

Rapat TAPD ini juga sekaligus menyiapkan dokumen final sebelum diserahkan kepada DPRD Sintang untuk dibahas dalam rapat paripurna penetapan APBD. Pemerintah daerah menargetkan proses penetapan selesai tepat waktu agar pelaksanaan program 2026 tidak mengalami keterlambatan.

“APBD 2026 harus menjadi instrumen yang mempercepat pelayanan, memperkuat inklusi, dan menjaga stabilitas fiskal daerah,” kata Harysinto.

Dengan pembahasan yang intensif ini, Pemkab Sintang berharap rancangan APBD 2026 dapat menjawab tantangan pembangunan sekaligus memperkuat fondasi ekonomi daerah di tahun mendatang. (Rilis Dinas Kominfo Sintang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *