Selasa, Desember 6, 2022
BerandaPembangunanFraksi PKB Pertanyakan Pengerjaan Jalan di Nanga Pari

Fraksi PKB Pertanyakan Pengerjaan Jalan di Nanga Pari

Sintang, ZonaKapuas.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mempertanyakan kelanjutan pembangunan  dan pengerjaan jalan dari Kilometer (KM) 53 Hingga ke Kilometer (KM) 62 Nanga Pari, Kecamatan Sepauk.

Juru Bicara Fraksi PKB DPRD Sintang Kusnadi dalam pidatonya mengatakan bahwa sampai hari ini pekerjaan jalan dari Kilometer (KM) 53 Hingga ke Kilometer (KM) 62 Nanga Pari, Kecamatan Sepauk belum juga dilanjutkan. Pihaknya pun mempertanyakan apakah proyek tersebut dikerjakan melalui Unit Pemeliharaan Jalan Dan Jembatan (UPJJ) atau melalui Aspirasi.

“Kegiatanya sampai sekarang tidak berkelanjutan. Kami ingin mengetahui apakah dikerjakan melalui UPJJ atau aspirasi,” kata Kusnadi ketika menyampaikan pidato pandangan umum fraksi tentang Penyampaian nota keuangan dan Raperda Kabupaten Sintang tentang perubahan APBD Kabupaten Sintang Tahun 2022 Rabu, (13/09/2022)

Anggota Legislatif Dapil Tempunak dan Sepauk tersebut menilai pembangunan jalan sepanjang kurang lebih 10 Kilo Meter (KM) sangat penting mengingat jalan tersebut merupakan jalur ramai yang setiap hari dilalui masyarakat.

Tidak hanya itu, Fraksi PKB juga meminta Pemerintah Kabupaten Sintang untuk dapat membangun jembatan rangka Baja di Sungai Butu, Kilometer 58 Kayu lapis, Desa Bernayau, Kecamatan Sepauk, pasalnya jembatan yang saat ini ada kondisinya sudah sangat memprihatinkan.

Senada disampaikan Masius (36) salah seorang pemuda asal Sintang. Ia berharap pemerintah lebih serius dalam menangani infrastruktur jalan dan jembatan di wilayah perhuluan, pasalnya masih banyak jalan dan jembatan di wilayah pedalaman Sintang yang kondisinya sudah mengalami rusak.

“Kami minta pemerintah serius lah. Banyak jalan kondisinya masih sangat memprihatinkan,” kata Masius.

Tidak hanya di Kecamatan Sepauk. Di Kecamatan Kecamatan terluar Kabupaten Sintang juga mengalami hal yang sama. “Permerintah mestinya peka dengan kondisi yang ada,” pungkasnya.

(***)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Most Popular