Kesbangpol Sintang Gelar Rapat Pembentukan FKUB, Perkuat Kerukunan Antarumat Beragama

Sintang (Kalbar) – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sintang menggelar rapat pembentukan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Senin (13/4/2026). Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Kesbangpol Kabupaten Sintang sebagai langkah strategis memperkuat harmoni dan toleransi di tengah masyarakat.

Rapat tersebut dibuka langsung oleh Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Sintang, Abdul Syufriadi, S.H., M.Si. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pembentukan FKUB merupakan bagian penting dari upaya menjaga stabilitas sosial serta memperkuat hubungan antarumat beragama di daerah.

Menurut Abdul Syufriadi, FKUB memiliki peran vital sebagai wadah dialog, komunikasi, dan mediasi antar tokoh agama. Melalui forum ini, berbagai persoalan yang berpotensi menimbulkan konflik dapat dideteksi sejak dini dan diselesaikan secara bijak serta musyawarah.

“FKUB bukan hanya sekadar forum formal, tetapi menjadi jembatan penting dalam menjaga kerukunan dan memperkuat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Sintang,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa Kabupaten Sintang dikenal sebagai daerah yang memiliki tingkat toleransi yang baik. Oleh karena itu, keberadaan FKUB diharapkan mampu menjaga bahkan meningkatkan kondisi tersebut agar tetap kondusif dan harmonis.

Rapat pembentukan ini turut melibatkan berbagai unsur, termasuk perwakilan tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pemangku kepentingan lainnya. Keterlibatan lintas elemen ini dinilai penting agar FKUB yang terbentuk benar-benar representatif dan mampu menjalankan fungsinya secara maksimal.

Selain itu, forum ini juga diharapkan dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan terkait kehidupan beragama, termasuk memberikan rekomendasi dalam pendirian rumah ibadah dan penyelesaian persoalan sosial keagamaan.

Dengan dilaksanakannya rapat ini, Pemerintah Kabupaten Sintang menunjukkan komitmennya dalam menjaga persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman. Ke depan, FKUB diharapkan dapat bekerja aktif, responsif, dan menjadi garda terdepan dalam menjaga keharmonisan masyarakat.

Pemerintah juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga nilai-nilai toleransi, saling menghormati, dan memperkuat semangat kebersamaan demi terciptanya Sintang yang damai, aman, dan sejahtera.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *