Sintang-Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Ardi, menegaskan masih banyak persoalan infrastruktur di dalam Kota Sintang yang perlu dibenahi, terutama terkait kondisi jalan lingkungan dan sistem drainase di kawasan permukiman warga. Menurutnya, sejumlah titik di kota masih menghadapi persoalan genangan air dan kerusakan fasilitas dasar yang membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah.
Ia mengatakan kondisi drainase yang belum optimal menjadi salah satu penyebab munculnya genangan ketika intensitas hujan tinggi. Selain mengganggu aktivitas masyarakat, persoalan itu juga dinilai dapat berdampak pada kerusakan jalan dan lingkungan permukiman.
“Masih banyak infrastruktur dalam kota yang harus dibenahi. Drainase di kawasan permukiman juga banyak yang perlu diperbaiki, hanya memang saat ini terbentur keterbatasan dana,” 19 April 2026
Menurut Ardi, pembangunan infrastruktur perkotaan tidak hanya berfokus pada jalan utama, tetapi juga harus menyentuh kawasan lingkungan masyarakat. Ia menyebut sejumlah wilayah permukiman masih membutuhkan normalisasi saluran air, peningkatan drainase, hingga perbaikan akses jalan lingkungan.
Berdasarkan kondisi beberapa tahun terakhir, Pemerintah Kabupaten Sintang masih menghadapi tantangan keterbatasan fiskal daerah. Sebagian besar anggaran daerah masih terserap untuk belanja wajib seperti pendidikan, kesehatan, serta belanja pegawai. Sementara kebutuhan pembangunan infrastruktur di wilayah perkotaan dan pedesaan terus meningkat setiap tahun.
Data pemerintah daerah juga menunjukkan persoalan drainase dan genangan air masih menjadi keluhan masyarakat di sejumlah kawasan Kota Sintang, terutama saat curah hujan tinggi terjadi dalam waktu cukup lama. Kondisi geografis serta meningkatnya kawasan permukiman baru ikut mempengaruhi kapasitas saluran drainase yang ada saat ini.
Ardi berharap pemerintah daerah dapat terus mencari dukungan anggaran dari pemerintah pusat maupun provinsi agar penataan infrastruktur kota dapat dilakukan secara bertahap. Ia juga meminta adanya perencanaan pembangunan yang lebih terintegrasi agar persoalan drainase tidak terus berulang setiap tahun.
“Kalau drainase baik dan jalan lingkungan diperbaiki, masyarakat tentu lebih nyaman. Infrastruktur yang tertata juga akan mendukung pertumbuhan ekonomi dalam kota,” katanya.
