SINTANG – Delapan sekolah di Kabupaten Sintang telah berhasil mengimplementasikan Program Makanan Bergizi (MBG) yang dicanangkan oleh Presiden Indonesia, Prabowo Subianto. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sintang, Yustinus,(16/5/25)
Yustinus mengungkapkan rasa syukur atas capaian ini, meskipun program MBG belum dapat menjangkau seluruh sekolah di Kabupaten Sintang.
“Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kerja sama seluruh pihak yang telah membantu terlaksananya program MBG di delapan sekolah ini,” ujar Yustinus.
Dimana,sambung dia, Tim MBG telah memberikan pelatihan dan pendampingan kepada pihak sekolah dalam menjalankan program ini.”
Yustinus menjelaskan bahwa luas wilayah Kabupaten Sintang yang sangat luas menjadi salah satu tantangan dalam implementasi program MBG secara menyeluruh.
Kendala infrastruktur dan aksesibilitas di beberapa wilayah terpencil juga turut menjadi pertimbangan. Namun, Pemerintah Kabupaten Sintang berkomitmen untuk terus berupaya memperluas jangkauan program MBG hingga ke seluruh sekolah di wilayah tersebut.
“Kami menyadari bahwa masih banyak sekolah yang belum tercakup dalam program MBG,” kata Yustinus. “Luas wilayah dan kondisi geografis Kabupaten Sintang menjadi tantangan tersendiri.
Namun, kami optimistis bahwa dengan dukungan dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah, program MBG dapat diimplementasikan secara bertahap di seluruh sekolah di Kabupaten Sintang.”
Program MBG yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas gizi anak sekolah, sehingga dapat mendukung tumbuh kembang anak yang optimal serta meningkatkan kualitas pendidikan. Program ini menekankan penyediaan makanan bergizi seimbang yang sesuai dengan kebutuhan gizi anak usia sekolah.
Yustinus berharap agar program MBG dapat terus berkelanjutan dan diperluas cakupannya di tahun-tahun mendatang. Pemerintah Kabupaten Sintang akan terus berupaya untuk meningkatkan koordinasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, untuk memastikan keberhasilan program MBG di Kabupaten Sintang.
“Semoga tahun depan, program MBG dapat menjangkau seluruh sekolah di Kabupaten Sintang,” harap Yustinus.
“Hal ini akan memberikan dampak positif bagi kesehatan dan pendidikan anak-anak di Kabupaten Sintang, serta berkontribusi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.”
Selain itu, Dinas Pendidikan Kabupaten Sintang juga akan melakukan evaluasi dan monitoring secara berkala terhadap pelaksanaan program MBG di delapan sekolah yang telah menjalankan program tersebut.
Dimana dari hasil evaluasi dan monitoring ini akan digunakan sebagai bahan masukan untuk penyempurnaan program dan perluasan jangkauan program MBG di masa mendatang. Komitmen Pemerintah Kabupaten Sintang untuk mendukung program MBG ini menunjukkan kepedulian terhadap kesehatan dan pendidikan anak-anak sebagai investasi masa depan bangsa.(cok)
