Yupita Pinta Masyarakat Waspada Rabies Di Sintang

Sintang- Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Yuvita Apolonia Ginting, memberikan tanggapan terkait meningkatnya kasus rabies di sejumlah wilayah Kabupaten Sintang. Ia meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan sekaligus mendukung langkah pemerintah dalam melakukan vaksinasi hewan penular rabies, khususnya anjing.

Lanjut dia upaya penanganan yang dilakukan pemerintah daerah melalui vaksinasi massal terhadap sekitar dua ribu ekor anjing di wilayah perbatasan Kabupaten Sintang.

Menurut Yuvita, penanganan rabies harus dilakukan secara cepat dan terpadu karena menyangkut keselamatan masyarakat. Ia mengapresiasi langkah pemerintah daerah dan petugas lapangan yang turun langsung ke desa-desa untuk melaksanakan vaksinasi.

“Kita tentu prihatin dengan meningkatnya kasus rabies di beberapa wilayah. Langkah vaksinasi massal ini sangat penting untuk mencegah penyebaran lebih luas,” ujarnya.20 April 2026

Ia menjelaskan, kegiatan vaksinasi difokuskan pada 18 desa dengan prioritas di empat kecamatan, yakni Kecamatan Ketungau Hulu, Ketungau Tengah, Sepauk, dan Tempunak. Keempat wilayah tersebut dinilai memiliki tingkat kasus rabies yang cukup tinggi dalam beberapa waktu terakhir.

Pemerintah Kabupaten Sintang melalui dinas terkait juga menyebutkan saat ini tersedia sekitar 10 ribu dosis vaksin rabies untuk mendukung penanganan di lapangan. Program tersebut dilaksanakan menggunakan dana tanggap darurat mengingat kasus rabies dinilai perlu penanganan cepat.

Yuvita mengatakan keberhasilan penanganan rabies tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan kesadaran masyarakat, terutama pemilik hewan peliharaan. Ia meminta warga tidak membiarkan anjing berkeliaran bebas karena berpotensi meningkatkan risiko penyebaran rabies.

“Masyarakat yang memiliki anjing peliharaan sebaiknya membuat kandang dan segera melapor jika ada hewan yang menunjukkan gejala mencurigakan,” katanya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gigitan hewan yang diduga terjangkit rabies. Menurutnya, penanganan medis yang cepat sangat penting untuk mencegah risiko fatal akibat virus rabies.

Yuvita berharap upaya vaksinasi dan edukasi masyarakat dapat menekan kasus rabies di Kabupaten Sintang sehingga masyarakat merasa lebih aman dan tenang dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *