Sintang-Upacara peringatan Hari Jadi Kota Sintang yang ke-663 berlangsung meriah dan penuh warna. Hal ini tak lepas dari antusiasme seluruh peserta upacara, termasuk masyarakat Sintang dan seluruh pegawai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Sintang, yang mengenakan pakaian adat dari berbagai etnik di Indonesia. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sintang, Siti Musrikah, mengungkapkan kekaguman dan kebanggaannya atas pemandangan indah tersebut.
Saya sangat antusias melihat seluruh masyarakat dan pegawai OPD mengenakan pakaian adat dari berbagai suku dan budaya di Indonesia, ujar Ibu Siti Musrikah.
“Ini merupakan perwujudan nyata dari semboyan Bhinneka Tunggal Ika, yang menunjukkan keberagaman dan persatuan Indonesia dalam satu wadah.”,(15/5/25)
Upacara yang berlangsung khidmat tersebut menampilkan beragam corak pakaian adat, mulai dari Sabang sampai Merauke. Aneka warna dan motif kain tradisional menghiasi lapangan upacara, menciptakan pemandangan yang memukau dan sarat makna. Kehadiran pakaian adat tersebut bukan hanya sekadar pelengkap acara, melainkan juga simbol dari kekayaan budaya Indonesia yang perlu dijaga dan dilestarikan.
Ibu Siti Musrikah menambahkan bahwa pemandangan tersebut menjadi bukti nyata dari semangat kebersamaan dan persatuan di Kabupaten Sintang. Meskipun berasal dari berbagai latar belakang suku, agama, dan budaya, masyarakat Sintang mampu bersatu dan merayakan hari jadi kota tercinta dengan penuh harmoni.
“Melihat masyarakat Sintang yang begitu beragam namun tetap rukun dan bersatu dalam satu acara, sungguh membanggakan,” kata Ibu Siti Musrikah. “Ini menunjukkan bahwa keberagaman bukanlah halangan, melainkan kekuatan untuk membangun Kabupaten Sintang yang lebih maju dan sejahtera.”
Lebih dari sekadar peragaan busana adat, kegiatan ini juga menjadi ajang edukasi bagi generasi muda Sintang. Para peserta upacara, khususnya para pelajar, dapat belajar dan mengenal lebih dekat kekayaan budaya Indonesia yang luar biasa. Hal ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa cinta tanah air dan kebanggaan sebagai warga negara Indonesia.
Ibu Siti Musrikah juga menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan dalam membangun Kabupaten Sintang. Beliau mengajak seluruh masyarakat untuk terus berkolaborasi dan saling mendukung dalam memajukan daerah tercinta. Semangat kebersamaan dan toleransi antarumat beragama menjadi kunci keberhasilan pembangunan di Kabupaten Sintang.
“Mari kita terus jaga persatuan dan kesatuan ini. Dengan kebersamaan dan kolaborasi, kita dapat membangun Kabupaten Sintang yang lebih maju, aman, dan damai,” pesan Ibu Siti Musrikah. “Semoga semangat Bhinneka Tunggal Ika terus terpatri di hati setiap warga Sintang.”
Upacara peringatan Hari Jadi Kota Sintang ke-663 ini tidak hanya menjadi perayaan semata, melainkan juga momentum untuk memperkuat rasa persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman. Keindahan pakaian adat Nusantara yang dikenakan oleh seluruh peserta upacara menjadi simbol nyata dari kekayaan dan keindahan Indonesia.(cok)
