Sintang – Kabupaten Sintang, yang kaya akan keberagaman suku dan agama, membuktikan bahwa perbedaan bukan penghalang, melainkan kekuatan dalam membangun daerah. Hal ini ditegaskan oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sintang, Siti Musrikah, dalam keterangannya baru-baru ini. (15/5/25)
Ibu Siti Musrikah menekankan pentingnya kebersamaan dan toleransi antar-umat beragama dalam menciptakan Kabupaten Sintang yang aman, tentram, dan maju.
“Di Kabupaten Sintang, kita memiliki beragam suku dan agama. Namun, perbedaan ini justru menjadi kekuatan kita untuk membangun daerah ini bersama-sama,” ujar Ibu Siti Musrikah. “Kita semua, dengan latar belakang yang berbeda-beda, memiliki tujuan yang sama, yaitu membangun Sintang yang aman, tentram, dan maju.”
Ibu Siti Musrikah menuturkan, keberagaman suku dan agama di Kabupaten Sintang telah terjalin harmonis selama bertahun-tahun. Masyarakat Sintang telah menunjukkan sikap saling menghormati dan menghargai perbedaan, sehingga tercipta suasana yang kondusif untuk pembangunan daerah.
Hal ini, menurutnya, merupakan modal utama dalam membangun Kabupaten Sintang yang lebih baik.
“Toleransi dan saling menghormati antar-umat beragama dan antar-suku merupakan kunci utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Sintang,” tambahnya. “Dengan suasana yang aman dan damai, kita dapat fokus pada pembangunan di berbagai sektor, baik ekonomi, sosial, maupun budaya.”
Ibu Siti Musrikah juga mengapresiasi peran serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kerukunan dan persatuan di Kabupaten Sintang.
Siti menekankan pentingnya peran tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pemuda dalam memperkuat tali silaturahmi dan mencegah konflik antar-kelompok.
“Peran tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pemuda sangat penting dalam menjaga kerukunan dan persatuan di Kabupaten Sintang,” jelasnya.
“Mereka menjadi jembatan komunikasi dan perekat kebersamaan antar-warga.”
Lebih lanjut, Ibu Siti Musrikah mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Sintang untuk terus menjaga dan merawat kerukunan yang telah terbangun. Beliau berharap agar semangat kebersamaan dan toleransi terus tumbuh dan berkembang, sehingga Kabupaten Sintang dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam keberagaman dan persatuan.
“Mari kita jaga dan rawat kerukunan yang telah terjalin selama ini. Jangan sampai perbedaan menjadi pemicu konflik, melainkan menjadi kekuatan dalam membangun Kabupaten Sintang yang lebih maju dan sejahtera,” pesannya.
Ibu Siti Musrikah juga menekankan pentingnya peran Satpol PP dalam menjaga keamanan dan ketertiban, termasuk dalam menjaga kerukunan antar-umat beragama dan antar-suku. Satpol PP Kabupaten Sintang akan terus berupaya untuk menciptakan suasana yang aman dan kondusif bagi seluruh warga Sintang.
Dengan demikian, pembangunan Kabupaten Sintang dapat berjalan dengan lancar dan terarah. Kemajuan Kabupaten Sintang adalah tanggung jawab bersama, dan keberagaman menjadi kekuatan utama dalam mewujudkannya.(cok)
