Sintang – Pemerintah Kabupaten Sintang melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) resmi membuka kegiatan Pendidikan, Pelatihan, dan Keterampilan bagi pencari kerja tahun 2026. Kegiatan ini digelar pada Senin, 4 Mei 2026, di UPTD LLK UKM Disnakertrans Kabupaten Sintang.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sintang, Yustinus, menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam menekan angka pengangguran sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Sintang.
“Pelatihan ini bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi bagian dari upaya serius pemerintah dalam menyiapkan tenaga kerja yang kompeten, produktif, dan siap bersaing di dunia kerja maupun membuka usaha mandiri,” ujar Yustinus dalam sambutannya.
Ia menjelaskan, program pelatihan tahun 2026 difokuskan pada penguatan keterampilan berbasis kebutuhan pasar kerja. Beberapa bidang pelatihan yang dibuka antara lain keterampilan teknis, wirausaha, serta pengembangan usaha kecil dan menengah (UKM). Peserta berasal dari berbagai latar belakang, terutama pencari kerja yang belum memiliki pekerjaan tetap.
Menurut data Disnakertrans Sintang, tingkat pengangguran terbuka di wilayah tersebut masih menjadi perhatian, terutama di kalangan usia produktif. Karena itu, pelatihan berbasis kompetensi dinilai menjadi solusi konkret dalam meningkatkan peluang kerja.
“Kami ingin peserta tidak hanya mendapatkan sertifikat, tetapi benar-benar memiliki kemampuan yang bisa langsung diterapkan, baik di dunia industri maupun untuk membuka usaha sendiri,” kata Yustinus.
Selain pelatihan teknis, peserta juga akan dibekali dengan materi soft skill seperti etika kerja, disiplin, dan manajemen usaha. Hal ini dinilai penting agar lulusan pelatihan memiliki daya saing yang lebih kuat.
Kegiatan ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk dunia usaha yang diharapkan dapat menyerap tenaga kerja terampil hasil pelatihan. Disnakertrans juga berkomitmen melakukan monitoring dan evaluasi untuk memastikan efektivitas program.
Dengan dibukanya pelatihan ini, Pemerintah Kabupaten Sintang berharap dapat menciptakan tenaga kerja yang mandiri dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
