SINTANG- Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025 di Kabupaten Sintang berlangsung hangat dan penuh refleksi. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sintang, Yustinus, menegaskan bahwa momentum HGN bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi pengingat penting bahwa kualitas pendidikan sangat ditentukan oleh mutu guru dan dukungan pemerintah daerah.
Dalam kegiatan yang digelar di Gedung Pancasila Sintang itu, Yustinus menyampaikan bahwa tahun 2025 menjadi titik krusial bagi sektor pendidikan daerah. Pemerintah Kabupaten Sintang, kata dia, sedang mempercepat sejumlah program prioritas, mulai dari peningkatan kompetensi guru, pemerataan tenaga pendidik ke wilayah terpencil, hingga percepatan digitalisasi sekolah.
“Guru adalah pusat transformasi pendidikan. Tidak ada reformasi pendidikan tanpa memastikan guru mendapatkan dukungan, pelatihan, dan fasilitas yang memadai. Tahun ini kami fokus pada peningkatan kompetensi berbasis digital serta penguatan kurikulum karakter di sekolah-sekolah,” ujar Yustinus .(25/11/25)
Ia juga menjelaskan bahwa Dinas Pendidikan telah memulai evaluasi penerapan platform Merdeka Mengajar di 14 kecamatan. Data terbaru menunjukkan bahwa partisipasi guru dalam pelatihan daring meningkat 27 persen dibandingkan tahun 2024. “Ini progres positif, tapi kita masih butuh akselerasi di sekolah pedalaman,” tegasnya.
Yustinus juga turut menyerahkan penghargaan kepada 32 guru inspiratif dari tingkat PAUD hingga SMA. Ia menyebut penghargaan tersebut bukan sekadar bentuk apresiasi, melainkan dorongan agar semakin banyak guru berinovasi di kelas, terutama dalam literasi dan numerasi dua indikator yang kini terus dipantau pemerintah daerah.
Ia juga menyinggung tantangan terbaru: keterbatasan guru pada jenjang tertentu. Dinas Pendidikan sedang menyiapkan pemetaan kebutuhan guru tahun 2026, termasuk redistribusi guru di sekolah yang kekurangan tenaga pendidik. “Kami pastikan kebijakan ini tetap mengutamakan pemerataan dan keberlanjutan layanan pendidikan,” tambahnya.
Yustinus mengajak seluruh guru di Sintang untuk tetap menjaga integritas dan semangat belajar. “Guru adalah penggerak peradaban. Masa depan Sintang ada di ruang kelas hari ini.”(rilis dinas Kominfo sintang)






