Sintang– Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sintang membutuhkan dukungan anggaran dan infrastruktur yang memadai untuk meningkatkan kualitas pelatihan keterampilan kerja. Hal ini disampaikan Pelaksana Tugas Kepala Disnakertrans Sintang, Hermanus Hadi Purwanto, mengingat pentingnya penyediaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan mampu memenuhi kebutuhan pasar kerja.
Hermanus menjelaskan bahwa pelatihan keterampilan kerja yang diselenggarakan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Tenaga Kerja Lokal, Latihan Kerja (Laker), dan Usaha Kecil Menengah (UKM) sangat penting untuk mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(23/5/25)
Namun, keterbatasan anggaran dan infrastruktur menjadi kendala utama dalam upaya peningkatan kualitas pelatihan tersebut.
“Untuk menghasilkan SDM yang berkualitas dan mampu memenuhi kebutuhan pasar kerja, kami membutuhkan dukungan sarana dan prasarana penunjang yang memadai.Keterbatasan anggaran dan infrastruktur saat ini menghambat upaya kami dalam meningkatkan kualitas pelatihan keterampilan.”
Hermanus merinci beberapa kebutuhan mendesak yang perlu dipenuhi. Pertama, peningkatan fasilitas pelatihan. Fasilitas yang memadai, seperti ruang pelatihan yang representatif, peralatan dan mesin yang modern, serta perlengkapan penunjang lainnya, sangat diperlukan untuk menunjang proses pelatihan yang efektif dan efisien.
Selain itu, peningkatan kualitas instruktur. Instruktur yang berpengalaman dan berkompeten sangat penting untuk memberikan pelatihan yang berkualitas. Disnakertrans Sintang perlu memberikan pelatihan dan pengembangan kapasitas bagi para instruktur agar mereka dapat meningkatkan kemampuan dan keahliannya.
Serta peningkatan aksesibilitas pelatihan. Pelatihan keterampilan kerja harus mudah diakses oleh masyarakat, terutama bagi mereka yang tinggal di daerah terpencil. Disnakertrans Sintang perlu meningkatkan aksesibilitas pelatihan melalui berbagai cara, seperti penyelenggaraan pelatihan keliling dan pemanfaatan teknologi informasi.
Hermanus menambahkan peningkatan kerjasama dengan dunia usaha. Kerjasama yang erat dengan dunia usaha sangat penting untuk memastikan relevansi pelatihan dengan kebutuhan pasar kerja. Disnakertrans Sintang perlu menjalin kerjasama dengan berbagai perusahaan untuk memberikan kesempatan magang dan kerja bagi peserta pelatihan.
Hermanus berharap agar pemerintah daerah dapat memberikan dukungan anggaran dan infrastruktur yang memadai untuk meningkatkan kualitas pelatihan keterampilan kerja.
Ia juga berharap agar berbagai pihak, termasuk dunia usaha dan masyarakat, dapat berpartisipasi aktif dalam upaya peningkatan kualitas SDM di Kabupaten Sintang.
Oleh sebab itu, dengan dukungan yang memadai, kami optimistis dapat meningkatkan kualitas pelatihan keterampilan kerja dan menghasilkan SDM yang berkualitas dan siap kerja,” ujar Hermanus.
“Hal ini akan berkontribusi pada penurunan angka pengangguran dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sintang.” Ia menambahkan bahwa peningkatan kualitas SDM merupakan investasi jangka panjang yang sangat penting untuk pembangunan daerah.(cok)
