Desa Siaga TBC Dorong Partisipasi Aktif Masyarakat Menuju Sintang Bebas TBC

SINTANG – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Edy Harmaini, menegaskan pentingnya peran masyarakat dalam mendukung pelaksanaan Program Desa Sehat Siaga Tuberkulosis (TBC) Tahun 2025. Hal ini disampaikan saat kegiatan Launching Desa Sehat Siaga TBC yang berlangsung di Pendopo Bupati Sintang, Selasa (11/11/2025).

Edy menjelaskan bahwa Desa dan Kelurahan Siaga TBC merupakan wilayah yang memiliki kesiapan sumber daya dan komitmen seluruh komponen masyarakat untuk mencegah dan menanggulangi penyakit TBC secara mandiri dan berkelanjutan.

“Desa siaga TBC adalah desa yang masyarakatnya sadar, siap, dan mampu berperan aktif dalam mencegah serta menangani kasus TBC melalui dukungan lintas sektor dan layanan kesehatan dasar,” ujar Edy.

Ia menegaskan bahwa tujuan utama dari program ini adalah mempercepat eliminasi TBC di tingkat desa, dengan menitikberatkan pada partisipasi aktif masyarakat. Program ini meliputi peningkatan penemuan kasus baru, pengobatan yang tuntas, serta pemberian Terapi Pencegahan TBC (TPT) bagi kontak erat penderita.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang tahun 2025, tercatat 849 kasus TBC di seluruh wilayah Sintang, dengan tingkat keberhasilan pengobatan mencapai 88%, namun masih di bawah target nasional sebesar 90%. Sementara itu, cakupan skrining TBC baru mencapai 72%, sehingga diperlukan peningkatan kolaborasi dan kesadaran masyarakat di tingkat desa.

Program Desa Siaga TBC ini dijalankan melalui tiga komponen utama, yaitu peningkatan pelayanan kesehatan dasar, pemberdayaan masyarakat, dan pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Edy menambahkan, kegiatan ini tidak berdiri sendiri, tetapi terintegrasi dengan layanan puskesmas di tiap kecamatan.

“Kunci keberhasilan ada pada kolaborasi lintas sektor, terutama antara pemerintah desa, puskesmas, dan masyarakat. Kita ingin membangun desa yang tanggap, aktif, dan mandiri dalam mencegah TBC,” tegas Edy.

Melalui program ini, Pemkab Sintang menargetkan seluruh kecamatan memiliki Desa Siaga TBC aktif pada tahun 2027, sebagai bagian dari langkah menuju Indonesia Bebas TBC 2030.(rilis Dinas Kominfo sintang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *