SINTANG – Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala memberikan motivasi kepada 224 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang yang akan memasuki masa pensiun pada tahun 2027. Pembekalan tersebut berlangsung di Pendopo Bupati Sintang, Kamis, 25 Juni 2026.
Kegiatan yang digelar oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sintang itu bertujuan membekali para ASN agar lebih siap menghadapi perubahan kehidupan setelah mengakhiri masa pengabdian sebagai aparatur negara.
Dalam arahannya, Gregorius Bala mengingatkan bahwa masa pensiun merupakan fase kehidupan yang membutuhkan kesiapan mental, sosial, dan finansial.
“Saya berharap ASN yang akan pensiun tahun 2027 mulai menyiapkan diri dengan baik. Akan ada perubahan yang cukup besar dalam kehidupan sehari-hari. Saat masih aktif sebagai ASN, mungkin banyak orang datang, berkomunikasi, dan menghormati kita. Setelah pensiun, kondisi itu bisa berubah. Karena itu, kita harus siap beradaptasi,” kata Gregorius.
Ia juga mengingatkan agar para ASN mengelola keuangan secara bijak setelah memasuki masa pensiun.
“Dulu menerima TPP setiap bulan, nanti sudah tidak ada lagi. Uang pensiun dari Taspen harus digunakan secara teratur dan bijaksana agar tetap dapat memenuhi kebutuhan hidup,” ujarnya.
Selain itu, Gregorius menyinggung kemungkinan adanya tawaran untuk terjun ke dunia politik setelah pensiun. Menurutnya, setiap keputusan harus dipertimbangkan secara matang.
“Kalau ada yang dilirik partai politik, pertimbangkan dengan baik. Jangan mudah tergoda hanya karena merasa didorong atau dipuji orang lain. Kenali kemampuan dan kesiapan diri sendiri sebelum mengambil keputusan,” pesannya.
Bupati Sintang juga mengajak para ASN mengisi masa pensiun dengan kegiatan yang produktif dan bermanfaat.
“Gunakan masa pensiun untuk menyalurkan hobi yang positif, membangun usaha kecil, atau berkontribusi di masyarakat. Tetaplah menjadi teladan di keluarga dan lingkungan sekitar. Nama baik harus dijaga tidak hanya saat masih bekerja, tetapi sepanjang hayat,” katanya.
Usai memberikan arahan, Gregorius Bala menyalami satu per satu peserta sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian mereka selama bertugas di Pemerintah Kabupaten Sintang.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Sintang Maryadi menjelaskan bahwa pembekalan purna tugas merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah kepada ASN yang akan memasuki masa pensiun.
“Tujuan kegiatan ini adalah memberikan informasi mengenai hak dan kewajiban peserta Taspen, proses pencairan dana Tapera, layanan perbankan bagi pensiunan, hingga persiapan administrasi pensiun agar seluruh dokumen dapat disiapkan sejak dini,” jelas Maryadi.
Ia menyebutkan, dari total 224 peserta, sebanyak 87 orang berasal dari jabatan fungsional teknis, 126 orang dari jabatan fungsional pendidikan, dan 11 orang dari jabatan fungsional kesehatan.
Untuk memperkaya materi pembekalan, BKPSDM menghadirkan narasumber dari PT Taspen Cabang Pontianak, Bank Mandiri Taspen Cabang Sintang, psikolog klinis RSUD Ade M. Djoen Sintang, serta pejabat BKPSDM Kabupaten Sintang.
Menurut Maryadi, masa pensiun bukan akhir dari pengabdian seseorang, melainkan awal dari kesempatan baru untuk tetap berkarya, baik melalui kegiatan sosial, usaha mandiri, maupun pengabdian di lingkungan masyarakat.
“Kami berharap para ASN yang akan memasuki purna tugas dapat menjalani masa pensiun dengan tenang, terencana, dan tetap produktif,”
