SINTANG — Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sintang, Paulinus, menegaskan komitmennya dalam mendukung pengelolaan bantuan keuangan khusus dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat Tahun Anggaran 2026. Hal ini disampaikannya usai menghadiri pertemuan bersama Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sintang serta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), Selasa, 14 April 2026.
Dalam pertemuan tersebut, Paulinus didampingi Kepala Bidang Sumber Daya Aparatur Moses Heriyanto Yosep dan verifikator keuangan Wahyu Mawardi. Agenda utama membahas implementasi Surat Keputusan Gubernur Kalimantan Barat Nomor 129/BKAD/2026 tentang Pemberian Bantuan Keuangan Khusus kepada Pemerintah Kabupaten Sintang.
Paulinus menekankan bahwa Satpol PP siap berperan aktif dalam mendukung kelancaran pelaksanaan program yang dibiayai melalui bantuan tersebut, khususnya dalam menjaga ketertiban umum dan penegakan peraturan daerah sebagai fondasi utama keberhasilan pembangunan. “Kami siap memastikan setiap program berjalan dalam koridor aturan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menilai koordinasi lintas OPD yang difasilitasi BPKAD Sintang menjadi langkah strategis untuk menyamakan persepsi terkait pemanfaatan anggaran. Dengan demikian, setiap perangkat daerah dapat bergerak secara sinergis dan menghindari potensi tumpang tindih program.
Sementara itu, BPKAD Sintang dalam forum tersebut memaparkan mekanisme teknis pengelolaan bantuan keuangan khusus, mulai dari proses perencanaan, penyesuaian dokumen anggaran, hingga pelaporan dan pertanggungjawaban. Penekanan utama diberikan pada aspek akuntabilitas, transparansi, serta ketepatan sasaran program.
BPKAD juga mengingatkan bahwa bantuan keuangan khusus ini merupakan instrumen penting dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk mempercepat pembangunan daerah. Oleh karena itu, seluruh OPD diminta memastikan serapan anggaran berjalan optimal dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Paulinus menambahkan, dengan pengelolaan yang tepat dan pengawasan yang baik, bantuan tersebut tidak hanya memperkuat kapasitas fiskal daerah, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik. Ia berharap sinergi yang terbangun antara Satpol PP, BPKAD, dan OPD lainnya dapat memberikan kontribusi signifikan bagi kemajuan Kabupaten Sintang secara berkelanjutan.
