Sintang-Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sintang, Hendrika, menyebut kunjungan rombongan dari Malaysia menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan budaya dan pariwisata antara Kabupaten Sintang dan wilayah Kapit, Sarawak. Sebanyak 65 tamu dari negeri jiran itu datang ke Sintang dalam agenda kunjungan wisata dan budaya.
“Rombongan dipimpin langsung oleh Residen Bahagian Kapit atau Bupati Kapit, Elvis Anak Didit. Mereka sudah mengunjungi beberapa tempat wisata dan budaya di Kabupaten Sintang,” kata Hendrika saat menghadiri malam ramah tamah di Pendopo Bupati Sintang, Senin malam, 18 Mei 2026.
Acara penyambutan berlangsung hangat dan penuh nuansa kekeluargaan. Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, bahkan menyampaikan sambutannya menggunakan bahasa Iban sebagai bentuk penghormatan kepada para tamu dari Malaysia.
GH Bala mengucapkan terima kasih karena rombongan dari Sarawak memilih Sintang sebagai tujuan wisata dan budaya. Ia berharap hubungan antara kedua daerah semakin erat dan dapat dilanjutkan melalui kunjungan balasan di masa mendatang.
“Hari ini mereka datang ke Sintang, nanti kami juga bisa berkunjung ke Malaysia. Kita bisa saling bertukar informasi tentang pemerintahan, seni, pertanian, dan budaya,” ujar GH Bala.
Menurut dia, Kabupaten Sintang memiliki kekayaan alam dan keberagaman budaya yang menjadi daya tarik tersendiri. Kota Sintang yang berada di pertemuan Sungai Kapuas dan Sungai Melawi sejak lama dikenal sebagai pusat perdagangan di wilayah pedalaman Kalimantan.
GH Bala juga menegaskan bahwa masyarakat Sintang hidup dalam keberagaman suku dan agama. Ia meminta para tamu dari Malaysia menyampaikan hal-hal baik tentang Sintang saat kembali ke negaranya.
“Kalau ada kekurangan dalam penyambutan kami, tentu kami mohon maaf. Tapi kalau pulang ke Malaysia, tolong ceritakan yang bagus tentang Sintang supaya semakin banyak orang tertarik datang ke sini,” katanya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Kabupaten Sintang Ny. Hermina Bala, Sekda Sintang Kartiyus, pimpinan organisasi perangkat daerah, Perhimpunan Perempuan Dayak Kabupaten Sintang, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
