Desa di Sintang Diminta Anggarkan Dana untuk Pengendalian TBC

SINTANG – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Sintang, Syarief Yasser Arafat, menegaskan bahwa seluruh desa di Sintang akan diminta ikut mendukung program nasional pencegahan dan pengendalian Tuberkulosis (TBC) melalui Dana Desa.

“Ini interupsi Presiden. Pencegahan dan pengendalian TBC harus mendapat dukungan semua pihak, termasuk pemerintah desa,” ujar Yasser di Sintang, Rabu, 12 November 2025.

Menurutnya, sebagian besar desa selama ini sudah mengalokasikan dana untuk sektor kesehatan seperti posyandu dan penanganan stunting. Namun, belum ada penganggaran yang secara khusus ditujukan untuk penanganan TBC. Karena itu, DPMPD akan segera mengarahkan seluruh desa agar memasukkan dukungan terhadap program TBC dalam APBDes.

“Secara regulasi tidak ada masalah, karena ini program prioritas nasional. Hanya saja nanti perlu penyesuaian dalam kode rekening di APBDes. Kalau belum bisa terpisah, bisa digabung dalam kegiatan pelayanan kesehatan secara umum,” jelasnya.

Yasser menambahkan, besaran anggaran akan disesuaikan dengan kondisi tiap desa. Desa dengan jumlah kasus TBC tinggi akan diarahkan untuk mengalokasikan anggaran lebih besar, sementara desa tanpa kasus difokuskan pada kegiatan pencegahan.

“Data desa dengan kasus TBC akan kami peroleh melalui koordinasi dengan Dinas Kesehatan Sintang. Dari situ desa bisa menentukan skala prioritas,” kata Yasser.

Ia menegaskan bahwa dukungan desa terhadap program pengendalian TBC bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan wujud nyata gotong royong pemerintah daerah dalam mempercepat penurunan kasus penyakit menular di masyarakat. (Rilis Dinas Kominfo Sintang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *