Paulinus :Program Wi‑Fi Gratis di Sejumlah OPD, Pacu Akses Digital

SINTANG – Pemkab Sintang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) gencarkan program penyediaan Wi‑Fi gratis di beberapa kantor OPD. Program ini didukung dana pusat maupun daerah, termasuk alokasi dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), yang bertujuan memperluas akses internet bagi pegawai dan masyarakat, serta mendorong integrasi layanan digital di lingkungan pemerintah.

Kepala Diskominfo Sintang, Paulinus, menyatakan bahwa inisiatif ini patut diapresiasi karena membawa banyak manfaat. “Program Wi‑Fi gratis sangat penting untuk meningkatkan efisiensi kerja di OPD, serta memudahkan pegawai dalam pelayanan digital kepada masyarakat,” katanya.(18/6/25)

Ia menambahkan, pendanaan mobilisasi jaringan berasal dari kombinasi anggaran pusat (Kominfo RI via BAKTI), maupun APBD Sintang yang mendukung transformasi digital.

Fakta infrastruktur digital di Sintang menunjukkan laju pembangunan tower BTS dan titik akses Wi‑Fi meningkat pesat. Sejak 2016, Kabupaten Sintang telah membangun 44 tower BTS, kemudian 33 unit pada 2021, dan menambah 50 titik survei pada 2022, menjangkau 127 dari total 391 desa (43 %).

Selain itu, pada 2021 Sintang memperoleh alokasi 163 tower BTS dari pemerintah pusat melalui skema USO, dengan 34 unit langsung dibangun dan tahap selanjutnya 129 unit menyusul.

Upaya ini diiringi dengan pelatihan literasi digital dan pengelolaan media digital di lingkungan OPD. Tahun lalu, Diskominfo menyelenggarakan sosialisasi literasi digital untuk 45 calon anggota Paskibraka , serta pelatihan jurnalistik bagi sekitar 60 staf OPD.

Selain itu, Paulinus juga dorong OPD aktif mengelola akun media sosial melalui dua kegiatan serupa pada Desember 2024 untuk menyebarkan informasi publik yang cepat dan kredibel .

Peluncuran aplikasi internal “Si Tika” pada Mei 2024 membuka kanal pengajuan website bagi OPD dan desa tanpa harus datang langsung ke kantor Diskominfo. Aplikasi ini mempermudah layanan, dari pengajuan hingga monitoring konten digital.

Paralel dengan ini, Universitas Kapuas (Unka) Sintang dan Diskominfo bersinergi dalam program literasi teknologi untuk mahasiswa jurusan administrasi publik, guna memperdalam pemahaman teknologi informasi dalam pelayanan publik.

Dengan adanya Wi‑Fi gratis di lingkungan OPD, Pegawai Negeri dan masyarakat diyakini akan lebih mudah mengakses internet secara cepat untuk kebutuhan pekerjaan dan publikasi program. Akses inilah yang diharapkan meningkatkan kualitas layanan publik, transparansi pemerintahan, dan respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat.

Meski demikian, Paulinus mengakui tantangan ketersediaan infrastruktur di daerah perbatasan dan pedalaman masih menjadi pekerjaan rumah. Sintang masih memiliki desa‑desa tanpa sinyal, meski sudah menjangkau lebih dari 127 desa tower BTS .

Ia menegaskan Diskominfo akan terus memperluas jaringan, menggandeng Kominfo pusat, serta melibatkan akademisi agar transformasi digital bisa merata.(cok)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *