DP3A/KB Sintang Sosialisasikan Peningkatan Ekonomi Keluarga Melalui PUSPAGA

Sintang-Sekretaris Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A/KB) Kabupaten Sintang, Iwan Kurniawan, menyampaikan pentingnya penguatan ekonomi keluarga dalam upaya meningkatkan kesejahteraan perempuan dan anak di Kabupaten Sintang.

Hal tersebut disampaikan Iwan Kurniawan saat pelaksanaan kegiatan Sosialisasi Peningkatan Ekonomi Keluarga Melalui Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) di Aula Bappeda Sintang, Selasa, 19 Mei 2026.

Dalam laporannya, Iwan Kurniawan mengatakan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman peserta mengenai pentingnya ketahanan ekonomi keluarga sebagai fondasi kesejahteraan perempuan dan anak. Selain itu, sosialisasi juga menjadi sarana mengenalkan peran PUSPAGA sebagai pusat layanan edukasi dan konsultasi keluarga.

“Ketahanan ekonomi keluarga sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan sejahtera bagi perempuan dan anak. Melalui PUSPAGA, kami ingin memberikan edukasi sekaligus pendampingan kepada masyarakat,” kata Iwan Kurniawan.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut mengacu pada sejumlah regulasi, di antaranya Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Peraturan Presiden Nomor 25 Tahun 2021 tentang Kabupaten/Kota Layak Anak, serta Permen PPPA Nomor 4 Tahun 2018 tentang Pedoman PUSPAGA.

Menurut Iwan, penguatan ekonomi keluarga juga diharapkan dapat menekan angka kekerasan dan eksploitasi anak yang kerap dipicu persoalan ekonomi dalam rumah tangga.

Kegiatan sosialisasi tersebut diikuti 48 peserta yang berasal dari berbagai unsur, seperti organisasi perangkat daerah, organisasi wanita, Forum Anak dan Genre Kabupaten Sintang, Bhayangkari, Persit Kartika Chandra Kirana, hingga organisasi kemasyarakatan perempuan lainnya di Kabupaten Sintang.

Iwan berharap seluruh peserta dapat menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam menyebarluaskan pemahaman mengenai pentingnya perlindungan perempuan dan anak melalui penguatan keluarga di lingkungan masing-masing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *