Program Ketahanan Pangan Tersendat, Bumdes Nanga Tonggoi Alih Fokus ke Peternakan Ayam

Sintang- Rencana pengembangan ekonomi Desa Nanga Tonggoi melalui Program Ketahanan Pangan terganjal persoalan koordinasi. Pemerintah desa menyebut tumpang tindih peran dengan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih membuat fokus program menjadi rancu.

Kepala Desa Nanga Tonggoi, Lewi, mengatakan pihaknya semula merancang Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) untuk mengelola sektor pertanian, sejalan dengan mayoritas mata pencaharian warga. Namun, setelah ada arahan bahwa sektor pertanian akan dijalankan oleh Kopdes Merah Putih, desa mengubah haluan.

“Awalnya kami ingin fokus ke pertanian karena mayoritas warga adalah petani. Tapi karena sektor itu sudah diambil alih Kopdes, maka kami putuskan Bumdes bergerak di peternakan ayam,” ujar Lewi (27/6/25)

Peralihan ini, kata dia, mempertimbangkan potensi besar peternakan ayam di wilayah desa. Selain mudah dijalankan, usaha ini dinilai menjanjikan secara ekonomi. Pemerintah desa juga mengaku akan belajar dari model sukses peternakan ayam di Desa Mapan Jaya.

“Kami akan tiru yang sudah berhasil. Kalau minat warga tinggi dan pasarnya terbuka, saya yakin ini bisa jadi motor ekonomi baru desa,” kata Lewi.

Menurutnya, pilihan ini juga diambil karena rencana pengembangan ternak babi masih menghadapi banyak hambatan, mulai dari keterbatasan pakan hingga sarana kandang.

“Untuk ternak babi memang belum siap. Peternakan ayam lebih realistis,” ujarnya.

Lewi menambahkan, Bumdes nantinya akan memberi pelatihan dan pendampingan kepada warga yang ingin terlibat dalam usaha peternakan. Ia berharap partisipasi aktif masyarakat dapat mendorong keberhasilan program ini.

“Kami ingin Bumdes jadi penggerak ekonomi desa yang konkret, bukan hanya papan nama. Harapannya, ini bisa tingkatkan kesejahteraan warga secara bertahap dan berkelanjutan,” ucapnya.

Pemerintah desa pun membuka ruang bagi semua warga untuk ikut serta dalam pengembangan usaha ini. “Desa yang maju dibangun bersama. Kami ajak warga gotong royong mewujudkannya,” kata Lewi.(cok)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *