Haji Senen Maryono Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan Rabies

Sintang-Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Haji Senen Maryono, mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan menyusul masih ditemukannya indikasi rabies di wilayah Kabupaten Sintang.

Haji Senen menyatakan rabies tidak boleh dipandang sebagai persoalan biasa. Penyakit yang ditularkan melalui gigitan hewan, terutama anjing, itu bersifat mematikan apabila tidak ditangani secara cepat dan tepat.

“Rabies sudah menunjukkan gejala di Sintang. Masyarakat harus waspada dan berhati-hati,” kata Haji Senen, Senin, 2 Februari 2026.

Kabupaten Sintang sendiri dalam beberapa tahun terakhir masih menghadapi persoalan serius rabies. Kasus gigitan hewan penular rabies dilaporkan terus terjadi di sejumlah kecamatan, terutama di wilayah pedalaman dan perdesaan. Kondisi tersebut membuat Sintang masih dikategorikan sebagai daerah rawan rabies dan membutuhkan pengawasan ketat.

Menurut Haji Senen, kewaspadaan masyarakat menjadi kunci utama untuk menekan risiko penularan. Ia mengingatkan warga agar lebih berhati-hati saat berinteraksi dengan hewan peliharaan maupun hewan liar, serta tidak ragu melaporkan jika menemukan hewan dengan perilaku agresif, gelisah, atau tidak normal.

Ia juga menekankan pentingnya penanganan medis segera bagi korban gigitan hewan. Keterlambatan penanganan, kata dia, kerap menjadi penyebab fatal dalam kasus rabies.

“Keselamatan masyarakat tidak boleh ditawar. Jika tergigit hewan, segera cuci luka dan langsung ke fasilitas kesehatan. Jangan menunda,” ujarnya.

Selain peran aktif masyarakat, Haji Senen mendorong pemerintah daerah dan instansi terkait untuk terus memperkuat langkah pencegahan, mulai dari sosialisasi berkelanjutan, pengawasan hewan penular rabies, hingga vaksinasi.

Ia meminta masyarakat tetap tenang, namun tidak mengabaikan potensi bahaya rabies yang masih mengintai. “Kewaspadaan bersama sangat diperlukan agar Kabupaten Sintang terhindar dari korban rabies,” kata dia.(cok)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *