Bupati Sintang Harap PKK, Pembina Posyandu, dan Bunda PAUD Rancang Program Unggulan

Sintang –Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, mengukuhkan Ketua dan Pengurus Tim Penggerak PKK Kabupaten Sintang, Bunda PAUD, serta Tim Pembina Posyandu Kabupaten Sintang periode 2025–2030. Acara pengukuhan dilaksanakan di Pendopo Bupati Sintang pada Jumat sore, dan turut dihadiri Wakil Bupati Florensius Ronny, jajaran Forkopimda, perwakilan OPD, serta para undangan.

Ny. Hermina Bala dikukuhkan sebagai Ketua Tim Penggerak PKK, Bunda PAUD, dan Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Sintang. Selain itu, turut dikukuhkan pula jajaran pengurus dan anggota yang akan menjalankan program lima tahun ke depan.

Dalam sambutannya, Bupati Sintang berharap agar PKK, Bunda PAUD, dan Pembina Posyandu dapat mendukung visi dan misi kepala daerah yang telah ditetapkan. Ia juga menekankan pentingnya menjalankan kepercayaan tersebut dengan penuh tanggung jawab.

“Saya minta kepada pengurus baru agar mempelajari delapan Asta Cita yang menjadi arah pembangunan nasional Presiden Prabowo Subianto. PKK bisa berkontribusi nyata melalui program-program prioritas,” ujar Bupati Sintang.

Ia mendorong agar PKK menyusun program unggulan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, seperti gerakan tanam pangan di pekarangan melalui program Aku Hatinya PKK, serta kampanye penghematan energi rumah tangga.

Bupati Sintang juga meminta pimpinan OPD untuk mendukung 10 program pokok PKK, terutama dalam hal anggaran dan kolaborasi program. “Tanpa dukungan anggaran, PKK akan sulit bergerak. Sinkronisasi dengan program OPD sangat penting,” tegasnya.

Ketua TP PKK Kabupaten Sintang, Ny. Hermina Bala, menyampaikan harapannya agar seluruh OPD dapat bersinergi dalam menjalankan program kerja PKK, Bunda PAUD, dan Tim Pembina Poungkapnya

Ny. hermina Bala menambahkan dirinya berfokus pada program Stunting karena Stunting merupakan salah satu tantangan serius yang masih dihadapi Kabupaten Sintang. Kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis ini tidak hanya berdampak pada tinggi badan anak, tetapi juga pada perkembangan otak, kemampuan belajar, serta produktivitas jangka panjang.

Penanganan stunting bukan semata tugas sektor kesehatan, namun membutuhkan kerja kolaboratif lintas sektor. Peran Tim Penggerak PKK, Bunda PAUD, dan Tim Pembina Posyandu sangat strategis dalam mendekatkan layanan kepada keluarga dan masyarakat, terutama ibu hamil, ibu menyusui, dan anak-anak usia dini.

Melalui edukasi pola makan bergizi, sanitasi yang baik, pemantauan tumbuh kembang anak, hingga pendampingan keluarga, kita bisa bersama menurunkan prevalensi stunting di Sintang. Pemerintah Kabupaten Sintang berkomitmen untuk terus memperkuat program pencegahan stunting dengan melibatkan semua elemen, termasuk OPD, organisasi masyarakat, dan dunia pendidikan.

“Fokus kami juga mencakup penurunan angka stunting. Kami siap berkolaborasi untuk mendukung tumbuh kembang anak di Kabupaten Sintang,” ungkapnya(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *