Damkar Sintang Imbau Warga Cegah Kebakaran Saat Mudik Lebaran

SINTANG – Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sintang, Siti Musrikah, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran rumah saat musim mudik Lebaran. Imbauan ini disampaikan sebagai langkah preventif guna meminimalisir risiko kebakaran ketika rumah ditinggalkan dalam keadaan kosong.(21/3/2026)

Menurut Siti Musrikah, kebakaran saat mudik kerap terjadi akibat kelalaian pemilik rumah dalam memastikan kondisi aman sebelum bepergian. Oleh karena itu, ia menegaskan pentingnya melakukan pengecekan menyeluruh terhadap instalasi listrik dan peralatan rumah tangga sebelum berangkat.

“Pastikan seluruh perangkat listrik sudah dimatikan, termasuk mencabut sambungan dari sumber listrik. Ini penting untuk mencegah korsleting yang bisa memicu kebakaran,” ujarnya.

Selain itu, ia juga mengingatkan masyarakat untuk mematikan aliran listrik dari Miniature Circuit Breaker (MCB) jika rumah ditinggalkan dalam waktu lama. Langkah ini dinilai efektif dalam mengurangi potensi bahaya listrik yang tidak terkontrol.

Tidak hanya itu, penggunaan gas LPG juga menjadi perhatian utama. Siti Musrikah mengimbau warga agar melepaskan regulator dari tabung gas dan memastikan tabung tertutup rapat sebelum meninggalkan rumah. Tabung gas juga sebaiknya disimpan di tempat yang memiliki ventilasi baik serta terhindar dari paparan sinar matahari langsung.

“Jangan tinggalkan barang-barang mudah terbakar seperti kain, kertas, atau bahan lain yang berpotensi memicu api di dekat sumber panas. Hindari juga penggunaan lilin atau obat nyamuk bakar saat rumah kosong,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia meminta masyarakat untuk memastikan kondisi instalasi listrik dalam keadaan baik, tidak ada kabel yang terkelupas, serta menggunakan perangkat sesuai standar keamanan. Hal ini penting untuk mencegah terjadinya korsleting listrik.

Siti Musrikah juga mengajak masyarakat untuk berkoordinasi dengan pengurus RT maupun tetangga sekitar sebelum mudik. Dengan melaporkan rencana perjalanan dan meninggalkan nomor kontak yang dapat dihubungi, diharapkan lingkungan sekitar dapat turut membantu melakukan pengawasan.

“Keselamatan rumah adalah tanggung jawab bersama. Dengan langkah-langkah sederhana, kita bisa mencegah terjadinya kebakaran yang merugikan,” pungkasnya.

Melalui imbauan ini, diharapkan masyarakat Kabupaten Sintang dapat merayakan Lebaran dengan tenang tanpa khawatir akan risiko kebakaran di rumah yang ditinggalkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *