Yustinus:Anggaran Jadi Kendala   

SINTANG– Program Makanan Bergizi (MBG) di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, hingga saat ini baru mampu menjangkau sekitar 1.500 hingga 1.600 siswa di delapan sekolah. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sintang, Yustinus,(16/5/25)

Yustinus menjelaskan bahwa keterbatasan anggaran menjadi kendala utama dalam perluasan program yang bertujuan untuk meningkatkan gizi dan kesehatan siswa tersebut.

Meskipun program MBG telah berjalan di delapan sekolah dan telah menjangkau sekitar 1.500-1.600 siswa, namun kami masih menghadapi kendala anggaran yang belum memadai,ungkap Yustinus.

“Anggaran yang tersedia saat ini belum cukup untuk menjangkau seluruh sekolah di Kabupaten Sintang.”

Yustinus memaparkan bahwa program MBG di Kabupaten Sintang mengandalkan alokasi anggaran yang terbatas. Dengan anggaran yang ada, program ini hanya mampu menjangkau sebagian kecil dari total jumlah siswa di Kabupaten Sintang.

Hal ini menyebabkan banyak sekolah yang belum dapat merasakan manfaat dari program yang dicanangkan untuk meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan anak-anak tersebut.

Kami berharap agar pemerintah pusat dan daerah dapat memberikan dukungan anggaran yang lebih besar untuk program MBG ini,kata Yustinus.

“Dengan anggaran yang memadai, kami optimistis program MBG dapat menjangkau seluruh sekolah di Kabupaten Sintang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi anak-anak kita.”

Lebih lanjut, Yustinus menjelaskan bahwa program MBG di Kabupaten Sintang tidak hanya berfokus pada penyediaan makanan bergizi, tetapi juga mencakup edukasi gizi bagi siswa dan guru. Edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang pentingnya gizi seimbang dan kebiasaan makan sehat.

Untuk itu,Program MBG ini tidak hanya tentang penyediaan makanan saja, tetapi juga edukasi gizi, jelas Yustinus.

“Kami ingin anak-anak kita tidak hanya mendapatkan makanan bergizi, tetapi juga memahami pentingnya gizi seimbang dan kebiasaan makan sehat.”

Meskipun terkendala anggaran, Yustinus menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sintang tetap berkomitmen untuk melanjutkan dan memperluas program MBG. Pihaknya akan terus berupaya untuk mencari solusi dan meningkatkan koordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk mendapatkan dukungan anggaran yang lebih besar.

“Kami akan terus berupaya untuk mencari solusi dan meningkatkan koordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk mendapatkan dukungan anggaran yang lebih besar,” tegas Yustinus.

Oleh sebab itu, kami berkomitmen untuk terus memperluas program MBG agar dapat menjangkau seluruh sekolah di Kabupaten Sintang dan memberikan manfaat yang optimal bagi anak-anak kita.”

Keterbatasan anggaran ini menjadi tantangan besar bagi Pemerintah Kabupaten Sintang dalam upaya meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan anak-anak sekolah.

Dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk memastikan keberhasilan program MBG dan terwujudnya generasi muda Sintang yang sehat dan cerdas.(cok)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *