Mantan Wabup Sintang Askiman Jadi Panitia Pembangunan GKE,Masih Butuh 1,2 Miliar Baru Rampung

 

Www.zonakapuas.com.Sintang-Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) Petra Sintang akan punya gedung pastori. Peletakkan batu pertama sebagai simbol dimulainya pembangunan telah dilangsungkan beberapa waktu lalu. Pastori GKE Sintang akan dibangun di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Tanjung Puri. Gedung pastori ini nantinya akan dibangun 2 lantai dengan ukuran 10 x 12 meter. Adapun terwujudnya pembangunan gedung pastori ini adalah hasil sumbangan jemaat dan bantuan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang.

Pengurus GKE Petra Sintang, Pendeta Teras Moses memimpin jalannya peletakkan batu pertama pembangunan Pastori GKE Petra Sintang ini. Dilanjutkan oleh para pengurus GKE Petra Sintang dan Ketua Panitia Pembangunan. “Hari ini, kami letakkan batu pertama pembangunan Pastor GKE Petra Sintang,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Ketua Panitia Pembangunan Pastori, Askiman mengatakan bahwa pembangunan Gedung Pastori ini nantinya akan difungsikan sebagai rumah jabatan ketua resort GKE Petra Sintang. Ia pun mengucapkan terima kasih kepada jemaat dan Pemkab Sintang yang telah menyumbangkan dana untuk pembangunan Pastori ini. “Kita membangunnya dengan kekuatan dana umat. Bersyukur juga ada bantuan dari Pemerintah Kabupaten Sintang itu 150 juta. Tentunya itu sangat membantu kita membangun ini,” ujarnya. (3/8/2021)

Secara keseluruhan pembangunan hingga selesai, Askiman memperkirakan gedung 2 lantai ini akan membutuhkan total biaya sebesar 1,2 miliar.

Adapun pembangunan dilakukan di lahan yang merupakan aset dari GKE Sintang. Lokasi tersebut merupakan saksi bisu sejarah terbangunnya Gereja GKE pertama di Sintang. Askiman berharap pada Desember nanti, Pastori GKE Petra Sintang sudah dapat dioperasikan. “Target pembangunan mudah-mudahan bisa terwujud di bulan Desember sudah bisa fungsional. Walaupun kekuatan dana kita baru mencapai 435 juta,” pungkasnya

author
ZONA KAPUAS MEDIA

Leave a reply "Mantan Wabup Sintang Askiman Jadi Panitia Pembangunan GKE,Masih Butuh 1,2 Miliar Baru Rampung"