Sintang – Perbaikan ruas jalan Badayan hingga Desa Nanga Libau, Kecamatan Sepauk, terus dikebut. Camat Sepauk, Mariono, memastikan pekerjaan di lapangan masih berlangsung dengan dukungan alat berat dari Unit Pelaksana Jalan dan Jembatan (UPJJ).
“Pengerjaan masih berjalan. Kita dorong agar prosesnya maksimal karena kondisi jalan memang rusak cukup parah,” ujar Mariono, 10 April 2026.
Berdasarkan hasil pemantauan terakhir, kerusakan terjadi di sejumlah titik krusial yang menghambat mobilitas warga. Pemerintah kecamatan pun menegaskan bahwa penanganan tidak hanya berfokus pada perbaikan badan jalan, tetapi juga pembenahan drainase yang selama ini menjadi sumber persoalan.
“Kalau drainase tidak dibenahi, jalan akan cepat rusak kembali. Ini yang sedang kita dorong di lapangan,” katanya.
Selain mengandalkan pemerintah, Mariono menyatakan akan membuka komunikasi dengan pihak perusahaan swasta yang beroperasi di wilayah Kecamatan Sepauk. Langkah ini diambil untuk mendorong keterlibatan dunia usaha dalam mendukung percepatan perbaikan infrastruktur.
“Kami akan mencoba berkomunikasi dengan pihak perusahaan swasta yang ada di wilayah ini agar bisa turut membantu,” ujarnya.
Ia menegaskan, koordinasi tersebut akan dilakukan bersama para kepala desa setempat agar langkah yang diambil tetap terarah dan sesuai kebutuhan di lapangan.
“Nanti kita koordinasikan juga dengan kades-kades, supaya jelas bentuk dukungannya dan tidak tumpang tindih,” kata dia.
Menurut Mariono, keterlibatan perusahaan penting mengingat jalan tersebut juga menjadi jalur aktivitas ekonomi, termasuk distribusi hasil perkebunan dan kebutuhan logistik lainnya.
Di sisi lain, ia tetap menekankan pentingnya pengawasan dari masyarakat, perangkat desa, dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Pengawasan ini dinilai krusial agar pekerjaan berjalan sesuai standar dan tidak asal selesai.
“Kami minta semua pihak ikut mengawal. Ini untuk kepentingan bersama,” ujarnya.
Mariono juga kembali mengingatkan masyarakat agar menjaga kondisi jalan, terutama saat hujan, dengan tidak membiarkan aliran air langsung menuju badan jalan.
“Kalau tidak dijaga bersama, perbaikan ini tidak akan bertahan lama,” katanya.
Pemerintah Kecamatan Sepauk berharap, sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta dapat mempercepat pemulihan akses jalan serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.
