SINTANG – Lurah Ladang, Ya Aidulyansyah, menyatakan akan mencari solusi atas persoalan drainase yang kerap memicu genangan di kawasan Jalan Lintas Melawi dan wilayah Kelurahan Ladang, Jumat, 24 April 2026. Upaya ini dilakukan setelah sejumlah titik kembali tergenang akibat hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi dalam beberapa hari terakhir.
Menurut Aidulyansyah, masalah utama bukan semata curah hujan, melainkan kondisi saluran air yang tidak berfungsi optimal. Ia menyebut adanya penyempitan drainase, sedimentasi, serta sumbatan sampah yang memperparah aliran air di sepanjang jalur tersebut.
“Persoalan ini harus dilihat secara menyeluruh. Drainase yang tidak terawat dan kapasitasnya tidak memadai menjadi pemicu utama genangan di lintas Melawi,” kata Aidulyansyah saat ditemui di lokasi peninjauan.
Ia menambahkan, status Jalan Lintas Melawi sebagai jalan nasional menjadi faktor penting dalam penanganan. Kewenangan pengelolaan jalan berada di pemerintah pusat melalui balai pelaksanaan jalan nasional. Sementara itu, pemerintah daerah memiliki keterbatasan dalam melakukan intervensi langsung, khususnya pada badan jalan dan sistem drainase utama.
Kondisi tersebut, menurut dia, kerap memperlambat penanganan karena membutuhkan koordinasi lintas instansi. “Kami di kelurahan tidak bisa bekerja sendiri. Karena ini jalan nasional, tentu perlu sinergi dengan pihak balai jalan dan dinas terkait,” ujarnya.
Sebagai langkah awal, pihak kelurahan berencana mengajukan surat kepada pemerintah kecamatan untuk memfasilitasi pertemuan dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Pertemuan itu diharapkan melibatkan dinas pekerjaan umum, dinas lingkungan hidup, serta perwakilan dari pemerintah pusat.
Aidulyansyah mengatakan, solusi jangka pendek yang bisa dilakukan saat ini adalah pembersihan drainase di titik-titik rawan. Namun, untuk jangka panjang, diperlukan perbaikan sistem saluran air secara menyeluruh, termasuk normalisasi dan peningkatan kapasitas drainase.
Di sisi lain, ia juga menyoroti peran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Pembuangan sampah ke saluran air masih menjadi persoalan klasik yang memperparah kondisi saat hujan turun.
“Kesadaran masyarakat penting. Kalau drainase bersih, aliran air bisa lebih lancar,” kata dia.
Pemerintah Kelurahan Ladang berharap, melalui koordinasi lintas sektor, persoalan banjir di kawasan strategis tersebut dapat ditangani secara bertahap dan berkelanjutan.






