Desa Lain Perlu Tiru Sukses Mapan Jaya Kembangkan Ayam Petelur

SINTANG – Desa Mapan Jaya,Kecamatan Kayan Hulu, Kalimantan Barat, mencatatkan keberhasilan dalam program ketahanan pangan berbasis peternakan ayam petelur. Program yang dimulai pada 2024 ini telah berkembang pesat dan memberikan dampak nyata bagi perekonomian desa.

Camat Kayan Hulu, Yudius, menyebut populasi ayam petelur di desa tersebut kini mencapai 1.000 ekor. “Tahun lalu 500 ekor, dan tahun ini kami tambah 500 lagi. Total sudah seribu ekor yang dikembangkan warga,” kata Yudius(28/5/25)

Keberhasilan ini, menurut Yudius, tak lepas dari keterlibatan aktif Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan warga di setiap RT. Salah satu strategi efektif yang dijalankan adalah penanaman jagung sebagai bahan pakan ternak. “Harga pakan ayam petelur bisa mencapai Rp15 juta per bulan. Dengan menanam sendiri, biaya operasional bisa ditekan,” ujarnya.

Program ini tidak hanya mengurangi ketergantungan pada pakan pabrikan, tapi juga membangun kemandirian pangan desa. Produksi telur ayam kini mampu memenuhi kebutuhan warga setempat, bahkan sebagian mulai dipasarkan ke luar desa.

Inisiatif ini menciptakan siklus ekonomi lokal yang berkelanjutan, dari peternakan hingga sektor pertanian jagung. Pemerintah desa, BUMDes, dan masyarakat bekerja dalam satu sistem yang terintegrasi.

Yudius berharap model yang dikembangkan Desa Mapan Jaya bisa ditiru oleh desa-desa lain di Kecamatan Kayan Hulu, bahkan di kabupaten lain di Kalimantan Barat. “Ini bukti bahwa dengan perencanaan matang dan kerja sama yang solid, desa bisa mandiri secara pangan dan ekonomi,” ujarnya.

Ke depan, Desa Mapan Jaya berencana meningkatkan kualitas ternak, memperluas lahan jagung, dan mengembangkan akses pasar. Pemerintah Kecamatan Kayan Hulu berkomitmen memberi dukungan melalui pelatihan, pendampingan, serta akses ke teknologi pertanian yang lebih modern. (cok)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *