Susun RKPD 2027, Bupati Sintang Tekankan Peningkatan Daya Saing SDM

Sintang-Gregorius Herkulanus Bala memberikan pengarahan kepada seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) saat membuka Forum Perangkat Daerah Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 Bidang Peningkatan Daya Saing Sumber Daya Manusia pada Senin, 9 Maret 2026 di Aula Bappeda Kabupaten Sintang.

Forum yang digelar oleh Bappeda Kabupaten Sintang tersebut dihadiri para kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam tahapan penyusunan rencana pembangunan daerah untuk tahun 2027.

Dalam arahannya, Gregorius Herkulanus Bala menegaskan bahwa forum perangkat daerah merupakan tahapan strategis dalam siklus perencanaan pembangunan daerah. Melalui forum ini, pemerintah daerah dapat melakukan sinkronisasi, penajaman, serta penyelarasan program dan kegiatan antarperangkat daerah agar arah pembangunan Kabupaten Sintang berjalan lebih efektif, terukur, dan saling mendukung.

Ia menjelaskan, sesuai amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017, forum perangkat daerah memiliki peran penting untuk memastikan setiap rancangan rencana kerja perangkat daerah selaras dengan prioritas pembangunan daerah serta mampu menjawab berbagai isu strategis yang berkembang di masyarakat.

Bupati juga mengingatkan bahwa tantangan pembangunan Kabupaten Sintang ke depan tidak semakin ringan. Sejumlah persoalan mendasar masih perlu mendapat perhatian serius, seperti peningkatan kualitas layanan dasar terutama pada sektor pendidikan dan kesehatan, penurunan angka kemiskinan, penanganan stunting, serta peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia tidak hanya berbicara tentang capaian angka statistik semata, tetapi menyangkut masa depan generasi masyarakat Kabupaten Sintang.

Untuk tahun 2027, pemerintah daerah menargetkan sejumlah indikator kinerja utama dapat tercapai. Di antaranya menurunkan angka kemiskinan hingga 7 persen, meningkatkan indeks pendidikan menjadi 0,64, serta menaikkan indeks kesehatan menjadi 0,92. Dengan capaian tersebut, IPM Kabupaten Sintang ditargetkan dapat mencapai angka 70,79.

Selain itu, pemerintah daerah juga menargetkan penurunan prevalensi stunting hingga 19,69 persen. Pemerintah juga mendorong peningkatan partisipasi pendidikan anak usia 5 hingga 18 tahun hingga mencapai 68,09 persen.

Bupati juga meminta seluruh OPD memastikan kelompok rentan seperti penyandang masalah kesejahteraan sosial, anak terlantar, lansia, hingga korban bencana mendapatkan perlindungan dan pelayanan dasar secara maksimal dari pemerintah.

Selain fokus pada pembangunan masyarakat, Pemkab Sintang juga menaruh perhatian pada peningkatan kapasitas aparatur sipil negara melalui pengembangan kompetensi dasar dan teknis guna meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut menyoroti penguatan ekonomi masyarakat melalui program koperasi desa merah putih. Ia menegaskan koperasi tersebut diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi desa dengan memanfaatkan potensi lokal secara profesional, mandiri, dan berkelanjutan.(rilis prokopim sintang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *