SINTANG- Pemerintah Kabupaten Sintang terus berupaya memastikan pencairan Dana Desa (DD) tahap pertama berjalan lancar di seluruh wilayah. Kepala Dinas Pemerintahan Desa Sintang, Yasser Arafat, meminta pemerintah desa mengikuti prosedur yang telah ditetapkan agar pencairan tidak terhambat.
“Kami imbau desa mengikuti regulasi yang berlaku. Prosesnya cukup sederhana: lakukan musyawarah desa, bahas rencana anggaran biaya dalam APBDes, lalu laksanakan sesuai rencana yang telah disepakati,” kata Yasser(27/5/25)
Ia juga menekankan pentingnya belanja sesuai dengan akun yang tersedia dalam sistem keuangan desa. Jika terdapat kendala, pemerintah desa diminta segera berkoordinasi dengan Dinas Pemerintahan Desa dan Inspektorat.
Meski sebagian besar desa telah memulai pencairan, Yasser mengakui masih ada sejumlah desa yang terhambat. “Kebanyakan karena dinamika politik internal di tingkat desa,” ujarnya.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Pemkab membentuk Tim Permasalahan Tingkat Desa yang diketuai langsung oleh Wakil Bupati Sintang. Tim ini bertugas menyelesaikan kendala yang dihadapi desa-desa agar pencairan DD tahap pertama tidak tertunda lebih lama.
“Desa yang berpotensi gagal salur akan kami dampingi secara khusus,” ucap Yasser. Menurutnya, pemerintah daerah tak ingin ada satu pun desa yang tertinggal dalam proses pencairan.
Komitmen Pemkab Sintang terlihat dalam langkah-langkah antisipatif ini. Selain pendampingan teknis, pelatihan pengelolaan keuangan desa terus diberikan agar pengelolaan DD lebih efektif dan akuntabel.
Pemerintah berharap, pencairan Dana Desa tahap satu dapat selesai tepat waktu sehingga pembangunan desa berjalan sesuai rencana dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.(cok)
